dongeng

Dongeng

Salah satu metode pembelajaran yang mulai diterapkan di Sekolah Dasar adalah metode mendongeng, sebenarnya metode ini sudah lama diterapkan di TK tapi sekarang sudah dimasukkan ke dalam materi pembelajar di SD khususnya kelas rendah 1, 2, 3. Mari kita membahas semua tentang Dongeng :

**Pengertian Dongeng :

Dongeng merupakan bentuk sastra lama yang bercerita tentang suatu kejadian yang luar biasa yang penuh khayalan (fiksi) yang dianggap oleh masyarakat suatu hal yang tidak benar-benar terjadi.

Dongeng merupakan bentuk cerita tradisional atau cerita yang disampaikan secara terun-temurun dari nenek moyang.

**Fungsi Dongeng :

Dongeng berfungsi untuk menyampaikan ajaran moral (mendidik), dan juga menghibur.

**Struktur Dongeng :
Dongeng biasanya terbagi menjadi tiga bagian yaitu pendahuluan, peristiwa atau isi dan penutup.

1. Pendahuluan merupakan kalimat pengantar untuk memulai dongeng .

2. Peristiwa atau isi merupakan bentuk kejadian-kejadian yang disusun besarkan urutan waktu.

3. Penutup merupakan akhir dari bagan cerita yang dibuat untuk mengakhiri cerita, kalimat penutup yang sering digunakan dalam dongeng, misalnya mereka hidup bahagia selamanya.

**Ciri khas Dongeng ;
1. Dongeng biasanya diceritan dengan alur yang sederhana.

2. Penulisan dongeng ditulis dalam alur cerita yang singkat dan bergerak cepat.

3. Saat menceritakan atau menulis dongeng biasanya karakter tokoh tidak diceritakan secara rinci.

4. Dongeng biasanya ditulis seperti gaya penceritaan secara lisan.

5.  Serta pendahuluan dalam cerita sangat singkat dan lansung pada topik yang ingin diceritakan.

** Jenis-jenis Dongeng :
Dongeng dapat dibedakan menjadi tujuh jenis, yaitu mite, sage, fabel, legenda, cerita jenaka, cerita pelipur lara dan cerita perumpamaan.

1. Mite merupakan bentuk dongeng yang menceritakan hal-hal gaib seperti cerita tentang dewa, peri ataupun Tuhan.

2. Sage merupakan cerita dongeng tentang kepahlawanan, keperkasaan, atau kesaktian seperti cerita dongeng kesaktian Patih Gajah Mada.

3. Fabel merupakan dongeng tentang binatang yang bisa berbicara atau bertingkah laku seperti manusia.

4. Legenda merupakan bentuk dongeng yang menceritakan tentang suatu pristiwa mengenai asal usul suatu benda atau pun tempat.

5. Cerita jenaka merupakan cerita yang berkembang dalam masyarakat yang bersifat komedi serta dapat membangkitkan tawa contoh Cerita Pak Belalang.

6. Cerita pelipur lara biasanya merupakan bentuk cerita yang bertujuan untuk menghibur para tamu dalam suatu perjamuan dan diceritakan oleh seorang ahli cerita seperti wayang yang diceritakan oleh seorang dalang.

7. Cerita perumpamaan merupakan bentuk dongeng yang mengandung kiasan/ibarat nasihat-nasihat, yang bersifat mendidik contoh seorang Haji pelit.

8.Cerita daerah ialah cerita yang tumbuh dan berkembang di suatu daerah.

** Unsur-unsur intrinsik Dongeng :
Dongeng biasanya mengandung lima unsur intrinsik yaitu tema, alur, penokohan, latar, amanat.

1. Tema merupakan ide pokok dari cerita dan merupakan patokan untuk membangun suatu cerita.

2. Alur merupakan jalan cerita yang diurutkan besarkan sebab-akibat atau pun besarkan urutan waktu.

3. Penokohan merupakan proses penampilan tokoh dengan pemberian watak, dan sifat.

4. Latar merupakan salah satu unsur pembentuk cerita yang menunjukan dimana, dan kapan rangkaian-rangkaian cerita itu terjadi.

5. Amanat merupakan pesan yang ingin disampaikan pengarang kepada pembaca melalui cerita yang dibuatnya

Demikian pembahasan tentang dongeng,, maaf kalau ada kesalahan,,

Sumber : wikipedia

gambar : http://125.163.251.175

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.