Menulis Berita

news5

Dalam kehidupan sehari-hari kita tidak pernah jauh dari yang namanya berita. Berita dalam KBBI, berarti cerita atau kabar peristiwa terkini atau terbaru. Dengan kata lain berita adalah kabar atau warta teraktual. Namun demikian, berita juga sesuatu yang perlu, penting, dan ingin didengar atau diketahui oleh pembaca, pemirsa, dan pendengar.

Setelah kemarin kalian membentuk tim mading, saat ini kalian juga perlu memahami cara menulis berita yang baik. Secara garis besar ada lima poin penting yang harus diperhatikan dalam menulis berita.
Pertama, kalian harus menguasai Bahasa Indonesia dengan sempurna. Hal ini tentu sangat penting, mengingat apa yang akan kalian sampaikan adalah bahasa komunikasi. Dalam sebuah komunikasi tentu harus ada kesepahaman antara pemberi dan penerima pesan. Oleh karena itu, tulisan yang digunakan harus taat pada kaidah komunikasi baik secara struktur maupun makna.

Kedua, kalimat yang singkat dan sederhana. Penggunaan kalimat ini penting mengingat pembaca adalah khalayak umum. Pemakaian bahasa yang “ribet” cenderung membuat pembaca bosan karena tidak paham. Gunakan bahasa Indonesia kecuali kata tersebut memang belum ada padanannya. Minimalkan penggunaan istilah-istilah ilmiah dan istilah asing yang biasa digunakan dalam karya tulis.

Ketiga, sajian berita harus bersifat faktual dan aktual. Faktual di sini maksudnya berita yang kita sajikan harus berdasarkan fakta. Kita tidak boleh menambahkan atau mengurangi berita yang ada. Berita yang kita sampaikan harus akurat, bukan suatu kebohongan. Selain itu, berita juga harus aktual dalam pengertian tidak hanya baru, tetapi relevan dengan kebutuhan pembaca.

Keempat, berita yang disajikan juga harus objektif. Berita ini tidak akan menyudutkan pihak mana pun. Oleh karena itu, berita tidak boleh berpihak pada orang atau kelompok tertentu. Setiap berita yang akan disajikan harus dicek dahulu kebenarannya.

Kelima, menggunakan rumusan penulisan berita yang akrab dengan istilah piramida terbalik. Konsep piramida terbalik ini juga dikenal dengan rumusan 5W+1H. Rumusan ini yang akan menentukan seorang jurnalis sudah menuliskan berita secara lengkap atau belum. Konsep ini akan kita bahas atau pelajari pada tulisan selanjutnya.
Nah, sekarang perdalam dulu pemahaman bahasa kalian! Selanjutnya kalian baru akan belajar menulis dengan menggunakan konsep piramida terbalik.

Salam DD-AST 130114

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.