Finger Painting

Salah satu teknik pembelajaran kreativitas atau keterampilan di sekolah adalah “melukis dengan Jari” atau nama kerennya Finger Painting, setahu saya teknik ini justru lebih banyak diterapkan di Pendidikan Anak Usia Dini semacam TK dan PAUD, dan jarang diterapkan di Sekolah Dasar, entah mengapa ? oh well,, daripada bertele-tele langsung kita bahas tentang materi ini :

1.  Pengertian Finger Painting
* Finger Painting berasal dari bahasa Inggris, Finger artinya jari sedangkan Painting artinya melukis. Jadi Finger Painting adalah melukis dengan jari.

* Ada beberapa pengertian tentang Finger Painting :

** Menurut Gazali Solahudin ( 2008), Finger painting adalah teknik melukis dengan mengoleskan kanji pada kertas atau karton dengan jari atau telapak tangan.dalam aktifitas ini dapat digunakan berbagai media dan warna, dapat menggunakan tepung kanji, adonan kue, pasir dan sebagainya. Aktifitas ini penting dilakukan sebab akan memberikan sensasi pada jari sehingga dapat merasakan control jarinya dan membentuk konsep gerak membuat huruf.
** Menurut Wtarsono ( 2009), Finger Painting adalah melukis dengan jari, melatih pengembangan imajinasi, memperhalus kemampuan motorik halus, dan mengasah bakat seni, khususnya seni rupa.
Dalam aktifitas Finger Painting ini dapat digunakan berbagai media dan warna, dapat menggunakan tepung kanji, adonan kue, pasir dan sebagainya.

** Menurut LIM Imandala (2007 : 11) Aktifitas ini penting dilakukan sebab akan memberikan sensasi pada jari sehingga dapat merasakan kontrol gerakan jarinya dan membentuk konsep gerak membuat huruf.
* Untuk melatih koordinasi tangan dan matanya, selain kesempatan berlatih menggambar, anda juga dapat melatih si kecil melalui kegiatan-kegiatan sederhana seperti Finger Painting atau menulis dengan jari diatas karton. Jari jemari anak menggoreskan cairan warna-warni di atas selembar kertas. Goresan jari- jemari mungil itu akhirnya menghasilkan sebuah karya lukisan abstrakyang penuh warna. Bahan yang digunakan ini adalah tepung kanji yang dicampur dengan pewarna. Kegiatan ini merupakan salah satu metode yang bermanfaat untuk merangsang atau menstimulan motorik anak.

 

2. Bahan dan cara pembuatan finger painting
* Dalam ( http//www. Fingerpainting. Com). Bahan dan cara pembuatan finger painting ini adalah :
1) Maizena Finger Painting
Bahan : 8 sdm tepung maizena
480 ml air dingin
Pewarna makanan
** Cara pembuatan
– Campur tepung maizena diatas penggorengan Teflon di atas api sedang. Tambahkan air dingin dan aduk sampai tercampur merata dan mengental.
– Bagi adonan kedalam enam buah wadah dan warnai masing-masing wadah dengan pewarna makanan, aduk rata dan biarkan dingin.
– Simpan dalam wadah tertutup rapat untuk penggunaan selanjutnya.
2) Pasir
– Sediakan pasir di dalam nampan plastic

3.Langkah-langkah latihan finger painting.
Dalam (http//www. Fingerpainter.com). Latihan finger painting ini dapat dilakukan dengan cara:
1) Persiapan
Yang perlu di sediakan dalam persiapan :
a). Sediakan kertas karton untuk melukis
b).Beberapa mangkok yang berisi kanji yang sudah diberi berbagai macam warna
c)Sedia air untuk mencuci tangan
d)Sediakan handuk dan lap untuk melap tangan setelah melakukan kegiatan finger painting.
2. Pelaksanaan
a)Sebelum memulai terlebih dahulu berikan penjelasan kepada anak tentang kegiatan yang akan dilakukan dan menjelaskan satu persatu nama-nama media yang digunakan dalam kegiatan Finger painting.
b)Anak atau siswa diminta untuk mempersiapkan kertas karton
c)Kemudian, intruksikan anak untuk mencelupkan jari jemarinya ke dalam mangkok yang berisi kanji berwarna dan melukiskannyadengan gerakan-gerakan kekertas karton yang telah tersedia. Goresan jari jemari mungil itu akhirnya menghasilkan sebuah karya lukisan yang penuh warna.
d)Jika kanji mulai mengering. Tambahkan air secupnya untuk memudahkan penggunaan kanji selanjutnya.
e)Setelah kegiatan ini berakir, mintalah anak untuk membersihkan tangannya dengan air, kemudian gunakan lap atau handuk untuk mengeringkan tangan anak
f)Berikan latihan ini secara kontiniu.
g) Untuk Penggunaan Pasir
* Gerakan jari- jemari seperti menekan, meremas, dan menaburkan pasir, menggosok pasir diatas nampan.

* Kelebihan Finger painting
Kegiatan ini mempunyai kelebihan yaitu : Memberikan sensasi pada jari sehingga dapat merasakan kontrol gerakan jarinya dan membentuk konsep gerakan membuat huruf. Disamping itu kegiatan finger painting juga mengajarkan konsep warna dan mengembangkan bakat seni.
* Kekurangan Finger Painting
Di samping kelebihan dari Finger Painting ini.juga ada kelemahannya, yaitu bermain kotor dan terkadang anak merasa jijik dan geli karena kanji yang digunakan sebagai media lengket pada jari- jemari anak. Untuk media pasir anak harus dikontrol jangan sampai pasir masuk ke mata anak.

Sampai disini dulu,, ketemu lain waktu,,
Sumber : http://lifyasofyan.blogspot.com/2012/07/meningkatkan-kemampuan-motorik-halus.html

Sumber Gambar : parentingbarefootinsnow.wordpress.com

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.