Kuku Sang Burung Hantu

sumber gambar: youtube.com
sumber gambar: youtube.com

Di suatu desa, hiduplah seekor burung hantu yang memiliki bulu-bulu yang sangat cantik. Setiap malam, burung hantu tersebut terbang mengelilingi sawah-sawah yang ada di desa untuk berburu buruan kesukaannya, yaitu tikus. Biasanya, setelah menangkap buruannya, burung hantu tersebut mengeluarkan suara, “Kuk.. Ku.. Kuk.. Ku.. Kuk.. Ku..” Karena suara itulah, akhirnya penduduk desa memberi nama burung hantu tersebut Kuku.

Karena kebiasaannya berburu tikus, maka tidak ada lagi tikus-tikus yang suka merusak sawah di desa tersebut. Sawah pun menjadi indah. Para petani sangat senang dan berterimakasih kepada Kuku karena para petani dapat memanen padi tepat pada waktunya.

Namun, karena kecantikan bulu-bulu Kuku, ada beberapa petani yang ingin memelihara dan menaruh Kuku di sarang. Akhirnya, Kuku ditangkap dan dimasukkan ke sarang. Tidak ada lagi suara, “Kuk.. Ku.. Kuk.. Ku.. Kuk.. Ku..” yang selalu bersuara setiap malam. Kuku pun menjadi sedih.

Tikus-tikus pun merasa gembira melihat Kuku telah ditangkap. Itu artinya, tidak ada lagi yang dapat menangkap tikus-tikus yang merusak sawah. Tikus-tikus pun akhirnya bersenang-senang, mereka mengacak sawah-sawah di desa tersebut.

Pagi harinya, para petani sedih melihat kekacauan yang terjadi di desa mereka. Sawah mereka menjadi rusak dan mereka tidak dapat memamen tepat waktu. Para petani yang menangkap Kuku pun sadar bahwa tak seharusnya mereka memenjarakan Kuku. Kuku pun dilepaskan dan akhirnya Kuku dapat berburu tikus lagi. Terlebih lagi, Kuku dapat bersuara “Kuk.. Ku.. Kuk.. Ku.. Kuk.. Ku..”

3 Komentar

  1. Avatar
    katedrarajawen

    Oh ternyata burung hantu itu pemburu tikus toh, hidup Kuku :2thumbup

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.