guru2

Pahlawan Tanpa Tanda Jasa

Kalau saya menyebut kata PAHLAWAN apa yang yang terlintas di pikiran kalian ? kalau saya tanyakan apa arti kata PAHLAWAN apa jawaban yang kalian berikan ? pasti rata -rata menjawab PAHLAWAN adalah orang – orang baik dari masa lalu maupun sekarang yang telah berjasa memberikan sumbangsih dan pengabdian pada negara,, iya kan ? terus kalau saya tanya siapakah contoh PAHLAWAN yang kalian ketahui, umumnya kalian akan menjawab mereka para pejuang di masa lalu yang telah mengorbankan nyawanya untuk kemerdekaan NKRI,, padahal sebenarnya banyak pahlawan – pahlawan di masa sekarang yang masih memperjuangkan tenaga dan pikiran untuk mengabdi bagi negara,,

Pernah mendengar istilah ” Pahlawan Tanpa Tanda Jasa ” ? kira -kira tahu tidak siapa yang dimaksud ? yup,,, mereka adalah para GURU,, pasti ada pertanyaan kenapa GURU dimasukkan dalam kategori PAHLAWAN ? ya karena mereka juga mengorbankan tenaga dan pikiran untuk mengajarkan dan mendidik anak bangsa supaya pintar, terlepas dari kebodohan, dan tanpa tanda jasa disini yang dimaksud ya tanpa pamrih,,

Eits,,jangan protes dulu mengatakan ” lah guru bukannya juga dibayar ? ” itu kan hanya sebagai reward katakanlah, sama seperti murid yang setelah belajar dan ulangan serta ujian mendapat nilai bagus,, guru juga begitu, dan sebenarnya masih banyak guru yang tanpa dibayarpun mereka tetap menjalankan tugasnya sebagai PAHLAWAN bangsa,,

Menyandang panggilan GURU pun tidak mudah, sangaatt berat,, selain pastinya harus melalui pendidikan tinggi, makna GURU pun punya arti mendalam, GURU = di GUGU dan di TIRU,, seorang GURU merupakan pekerjaan multi talenta loh, seorang GURU mempunyai 6 tugas utama yaitu :

1. Mendidik

2. Mengajar

3. Melatih

4. Membimbing

5. Mengarahkan

6. Menilai siswa

Bayangkan dengan semua tugas dan tanggung jawab itu,, belum lagi kalau ada siswa bermasalah, pasti yang pertama disalahkan adalah gurunya,,, itu karena guru adalah orang tua kedua bagi anak,, belum lagi tuntutan supaya muridnya mendapat nilai bagus dari orang tua, sementara si orang tua sendiri tidak mau mengarahkan anaknya saat di rumah,, belum lagi tuntutan dari atasan guru yang menilai apakah guru itu masih layak menjadi guru apa tidak,,

Jangan salah, guru juga ada penilaian dari atasan mereka baik kepala sekolah maupun pengawas, mereka juga membuat penilaian bagi guru, guru juga seperti kalian para murid, sering ada test kelayakan, salah satunya bagi guru kelas 4, 5 dan 6 SD, ada istilah test diagnostik, uji kelayakan apakah mereka masih mampu menjadi guru apa tidak,,ada KKM juga loh,, rata- rata KKMnya 7 kalau tidak salah,, kalau nilai mereka di bawah KKM akan dipanggil ke dinas pendidikan, di training lagi, pokoknya sama kayak muridnya lah hehe,, malah yang lebih parah terancam diturunkan jabatan menjadi guru kelas rendah ( 1, 2 dan 3 kalau SD ),, nah kan bayangkan betapa berat beban seorang guru, tapi lihat saat mereka mengajar, kelihatan tidak ada beban kan ? itu karena keprofesionalan mereka,,

Oleh karena itu, saat kalian berada di sekolah, hargailah guru kalian siapapun itu,, karena guru kalian adalah seorang pahlawan masa kini yang terus berjuang untuk kemajuan kalian,,

foto : www.solopos.com

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.