Topeng Tumenggung

topeng1

 

Salah satu jenis topeng Cirebon yang akan saya ceritakan kali ini adalah tari topeng Tumenggung. Sebelumnya saya pernah menuliskan tentang topeng Samba . Di Cirebon tari topeng Tumenggung juga sering disebut dengan tari topeng Patih. Tapi kalau di daetah Losari (daerah ini termasuk kabupaten Cirebon) tari topeng Tumenggung dan Patih adalah dua tarian yang berbeda. Kalau tari topeng Tumenggung menggambarkan tokoh Tumenggung Magang Diraja kalau tari topeng Patih menggambarkan tokoh Patih Jayabadra . Jadi jauh sekali perbedaannya.

 

Tari topeng Tumenggung mempunyai sifat gagah .Hal ini karena ada ceritanya. Tentang Tumenggung Magang Diraja yang diutus untuk menaklukan Jinggananom. Tari topeng Tumenggung ini memperlihatkan gambaran kedewasaan orang yang penuh dengan kebijaksanaan seperti prajurut . Prajurit yang tegas , penuh dedikasi dan loyal seperti pahlawan. Mempunyai makna dalam ajaran memberikan kebaikan pada sesama manusia , saling menghormati dan senantiasa mengembangkan Silih Asah, Silih Asih dan Silih Asuh.

 

 topeng2

 

Untuk kedoknya dicat dengan warna coklat atau merah jambu. Kedoknya menggambarkan orang yang gagah , pemberani dan berwibawa sesuai dengan karakternya. Matanya agak melotot yang dikenal dengan mata Kedelen, kumisnya tebal. Sunggingan janggutnya dikenal dengan Memulu. Untuk baju tari topeng Tumenggung agak berbeda dengan tari topeng yang lainnya. Klambi Gulu berupa kain tambahan yang diadapatasi dari bentuk jas safari, sama halnya dengan perbedaan dalam penggunaan peci bendo. Di dada diletakan Kace berupa kain emas. Selain itu juga digunakan dasi. Untuk hiasan pinggang digunakan ikat pinggang atau sabot yang terbuat dari logam Tapi sekarang untuk praktisnya memakai kain beludru dan ada penutup pada bagian bawahnya yang disebut dengan Tutup Rasa. Untuk tari topeng Tumenggung menggunakan celana sontog.

 

Proses pendokumentasian Topeng tanggal 17 Desember 2001

 

Salah satu lagi jenis tari topeng Cirebon. Tari topeng ini memang sangat jarang yang menarikannya dibanding tari topeng Kelana. Entah mengapa. Memang budaya lokal semakin banyak yang tergerus modernisasi. Untuk itulah kita perlu melestarikan budaya lokal milik kita bersama. Kalau bukan kita siapa lagi????????

 

Sumber foto penari : dokumen pribadi

Sumber foto kedok : http://www.disparbud.jabarprov.go.id/wisata/dest-det.php?id=885&lang=id

2 Komentar

  1. Avatar
    Hastira Soekardi

    ada lima jenis tari topeng cirebon, yang baru aku bahas topeng Samba , topeng Tumenggung dan topeng Kalana, masih ada dua lagi yang akan aku tulis

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.