Quiz Gocapan V

 

kartun kelas

 

Amati gambar diatas, apa pendapat kalian tentang gambar tersebut?. 3 pendapat yang paling menarik akan dipilih sebagai pemenang dan memperoleh hadiah masing masing berupa :

BUKU TULIS dan UANG JAJAN Rp. 50.000,-

Quiz ditutup pada hari Minggu, 1 Februari 2015  jam 24.00 WIB.

Hadiah akan dikirim kepada pemenang melalui pos ke alamat sekolah.

Keputusan Pemenang Quiz tidak dapat diganggu-gugat.

Catatan : Quiz ini khusus untuk siswa pelajar SD, SMP, SMA dan yang sederajat.

Bagi yang ingin mengirimkan pendapatnya, silakan melengkapi form berikut ini :

Bagi yang belum punya username agar mendaftar dahulu atau klik disini

QUIZ DITUTUP

Pemenang :

1. DD’ers : Zaidatul Ilmiyah
Sekolah : MA MUHAMMADIYAH 02 PONDOK MODERN PACIRAN
Kelas : X.1

2. DD’ers : Regina Kencono Putri
Sekolah : SMAK Untung Suropati Sidoarjo
Kelas : XII IPA-1

3. DD’ers : Marya Monica Margareta
Sekolah : SMP Negeri 2 Tulungagung
Kelas : VII-J

10 Komentar

  1. Admin

    DD’ers : Marya Monica Margareta
    Sekolah : SMP Negeri 2 Tulungagung
    Kelas : VII-J

    Gambar di atas adalah potret dunia pendidikan saat ini. Seorang guru yang tengah
    menjelaskan materi pelajaran, justru diabaikan oleh murid-muridnya karena sibuk
    dengan kegiatan masing-masing. Seharusnya, sebagai generasi muda bangsa, kita harus
    menghormati orang lain. Apalagi, guru adalah orang yang lebih tua dari kita. Kita
    harus bisa menyadari, bahwa tanpa bimbingan dari guru, kita tidak bisa menjadi orang
    yang sukses. Kita harus berusaha fokus belajar, dan sadar bahwa orang tua kita
    banting tulang membiayai sekolah agar kita mendapat ilmu demi masa depan yang cerah.
    Selain itu, guru juga harus mampu membaca situasi kelas. Saat ini, guru harus mampu
    membuat siswanya semangat serta fokus belajar. Mungkin dengan sistem pengajaran yang
    menarik, siswa akan lebih semangat belajar.

  2. Admin

    DD’ers : Sonya Dwikita Widyawati
    Sekolah : SMA Negeri 1 Kedungwaru
    Kelas : XI-4MIA

    Ilustrasi diatas menunjukkan peristiwa yang kerap terjadi di sekolah pada masa kini.
    Ketika guru sedang mengajar, para siswanya justru sibuk dengan kegiatannya
    sendiri-sendiri. Para siswa mengabaikan gurunya, seolah apa yang sedang diterangkan
    oleh guru tidak akan berguna bagi masa depannya. Fenomena tidak fokus belajar
    semacam ini bisa dipicu oleh sang guru atau siswa itu sendiri. Sekarang, guru harus
    pandai menyampaikan pelajaran dengan cara yang menarik sehingga tidak membuat para
    siswa bosan. Guru harus bisa memicu siswa agar fokus dan semangat belajar. Sementara
    itu, sebagai seorang siswa, kita harus sadar bahwa sekolah adalah hal yang penting
    untuk masa depan kita. Kita juga harus mampu menghargai guru yang tak kenal lelah
    mendidik kita. Selain pengajaran yang cenderung membosankan, fenomena tidak fokus
    belajar juga dipicu oleh penggunaan gadget yang berlebihan. Sebagai seorang pelajar,
    seharusnya kita mampu menggunakan gadget secara bijaksana. Kita harus tahu tempat
    dan waktu, saat belajar di sekolah kita harus bisa meminimalisir penggunaan gadget.
    🙂

  3. Admin

    DD’ers : Regina Kencono Putri
    Sekolah : SMAK Untung Suropati Sidoarjo
    Kelas : XII IPA-1

    Gambar itu menunjukkan bahwa manusia biasanya kalau dibatasi,diperintah,atau
    dilarang pasti makin bandel dan memberontak,terutama kaum remaja.Kalau disuruh
    belajar dan fokus,justru tidak dilakukan.Apalagi godaan untuk tidak belajar jaman
    sekarang makin besar,terutama dengan majunya teknologi.Ada saja pelajar yang
    mengantuk dan tidur,ngobrol sendiri dengan temannya,main HP,berdandan,mendengar
    musik,dll.Pelajar yang berniat belajar sungguh-sungguh menjadi terganggu dengan
    mereka yang tidak serius.Karenanya diperlukan peraturan yang ketat serta sanksi yang
    berat untuk mendisiplinkan pelajar-pelajar yang tidak serius belajar dan
    sekolah,supaya kualitas warga negara meningkat dan mampu bersaing dengan warga
    negara lain.Kasihan bila bapak-ibu guru sudah bersusah payah mengajar tapi tidak ada
    yang memperhatikan dan saat ulangan nilai jelek semua.Majukan pendidikan Indonesia!

  4. Admin

    DD’ers : Zaidatul Ilmiyah
    Sekolah : MA MUHAMMADIYAH 02 PONDOK MODERN PACIRAN
    Kelas : X.1

    Realita yang saat ini terjadi, guru menerangkan didepan kelas. Tapi, para murid
    asyik dengan kesibukan diri sendiri. Mulai tidur, mengobrol, dan sebagainya. Padahal
    seharusnya, siswa ketika sudah masuk kelas harus siap menerima pelajaran dari guru
    dan harus fokus dalam belajar. bukan malah fokus dalam kesibukan sendiri.

  5. Admin

    DD’ers : rizqy dwi rahmayanti
    Sekolah : MA muhammadiyah 02 pondok modern paciran lamongan
    Kelas : X.I

    pelajaran kali ini adalh tentang bagaimana caranya fokus belajar meninggalkan guru
    tradisi yang sangat luar biasa dan telah menjadi perilaku wajib bagi setiap siswa di
    jenjang manapun,
    seharusnya semua siswa bisa menghargai guru mereka dengan baik

  6. Admin

    DD’ers : shella cahya eka
    Sekolah : SMP Negeri 12 Bekasi
    Kelas : 7.8

    JAMAN SEKARANG….
    hal seperti itu sudah menjadi tradisi bagi kalangan remaja,para remaja bukan fokus
    mendengarkan pelajaran tetapi malah fokus dengan urusan sendiiri seperti
    mengobrol,berdandan,tidur dll.

    hal ini sebaiknya segera di tegur,agar para remaja memahami pentingnya fokus pada
    pelajaran.

  7. Admin

    DD’ers : Lina Nurhanifah
    Sekolah : SMK Negeri 1 Purwokerto
    Kelas : XII Farmasi 2

    Sebagai remaja, khusunya yang masih di bangku sekolah, setiap harinya pasti
    dihadapkan dengan yang namanya kegiatan belajar mengajar (KBM). Sudah menjadi
    rahasia umum, bahwa KBM adalah sesuatu yang membosankan (untuk beberapa murid).
    Sekalipun guru yang ada di depan kelas dengan semangat membagikan ilmunya, kalau
    kita sudah merasa bosan, ya sudah, sulit rasanya untuk bisa fokus pada materi yang
    diterangkan.
    Sebenarnya banyak faktor yang membuat murid enggan memaksa dirinya untuk bisa fokus
    memperhatikan gurunya. Secara umum, ada dua faktor, yaitu faktor internal dan
    eksternal. Faktor internal (datang dari dalam) misalnya kemauan dan kepribadian.
    Dalam KBM, kemauan keras untuk tetap fokus sangat menentukan apakah murid dapat
    berusaha memperhatikan gurunya atau tidak. Kepribadian, pada beberapa remaja, memang
    ada yang mempunyai sifat cenderung cepat bosan, jadi mungkin beberapa menit awal
    mereka fokus, tapi hanya sesat, setelah itu konsentrasi mereka pecah karena bosan.
    Untuk faktor eksternal, banyak hal sebenarnya yang bisa membuat murid kurang
    berkonsentrasi dalam KBM. Misalnya gaya gurunya dalam penyampaian materi dirasa
    kurang sesuai dengan keinginan kita, atau bisa jadi karena teman kita. Saat kita
    berusaha fokus, mungkin teman satu bangku atau yang lainnya mengajak kita ngobrol
    atau mereka melakukan hal-hal yang menarik perhatian kita sehingga kita lebih fokus
    pada mereka dibandingkan pada guru yang menyampaikan materi.
    Intinya, sebagai pelajar kita harus bersikap sebagaimana pelajar, bertugas dan
    berhak belajar. Dalam KBM, sebenarnya banyak manfaat yang harusnya bisa kita ambil
    selain ilmu. Misalnya menghargai orang lain (guru), bukankah sebelum ingin dihargai
    orang lain, kita harus menghargai orang lain? Sebelum menghargai orang lain,
    berlatihlah untuk menghargai diri sendiri. Caranya? Dengan memanfaatkan kemampuan
    kita untuk bisa fokus, fokus, dan fokus. Dengan fokus, artinya kita bisa menghargai
    diri sendiri yang mencoba memahami materi yang bisa kita gunakan pada ulangan atau
    penerapannya di kehidupan sehari-hari.

  8. Admin

    DD’ers : Andri Imanudin
    Sekolah : SMA N 1 BREBES
    Kelas : XI IPA 3

    gambaran pelajar dewasa ini ketika jam KBM (kegiatan belajar mengajar) berlangsung
    bukannya fokus belajar tetapi malah ramai sendiri, ngobrol, main HP, ,make up,
    musikan bahkan ada yang tidur. lucu yah

  9. Admin

    DD’ers : miftah khusnifa
    Sekolah : MAN 3 Jakarta Pusat
    Kelas : 10.Agama

    – wahh parahh nihh.. Guru sedang menerangkan seharusnya para siswa-siswi harus
    memperhatikannya. bukan malah asik sendiri.
    – Belajarnya tidak kondusif
    – Dikelas itu bukan tempatnya buat Tidur,Dengerin Musik,Mainan Hp, ataupun Dandan
    (pas di jam pelajaran) disekolah itu tempatnya buat BELAJAR/MENUNTUT ILMU 😀

  10. Admin

    DD’ers : Muhammad Mirza Irfan Bareza
    Sekolah : MA Muhammadiyah 02 Pondok Modern Paciran
    Kelas : XII IPA 2

    Fokus, fokus dan fokus. Pada gambar diatas, sang guru memerintahkan para muridnya
    untuk fokus pada pelajaran. Namun murid-murid sangat asik dengan dunianya
    masing-masing. Ini disebabkan karena suasana belajar dalam kelas yang monoton, tidak
    ada komunikasi dua arah, antara murid dan guru (diskusi). Bisa dikatakan juga
    terlalu berpaku pada buku. Itu terasa membuat bosan murid-murid. Akhirnya mereka
    lebih memilih menghilangkan rasa bosannya dengan melakukan kegiatan yang
    mengasikkan, bagi mereka. Ada yang tidur, bercermin, bbm-an dan lain sebagainya.