Quiz Gocapan VI

bhinneka-tunggal-ika

Untuk memberi kesempatan kepada DD’ers lainnya yang ingin mengikuti QUIZ, maka QUIZ GOCAPAN VI dibuka kembali

Amati gambar diatas, apa pendapat kalian tentang gambar tersebut?.

3 pendapat yang paling menarik akan dipilih sebagai pemenang dan memperoleh hadiah masing masing berupa :

UANG JAJAN Rp. 50.000,- atau Pulsa HP senilai sama

  • Quiz akan ditutup setelah jumlah peserta minimal sebanyak 25 orang.
  • Hadiah akan dikirim kepada pemenang melalui pos ke alamat sekolah.
  • Keputusan Pemenang Quiz tidak dapat diganggu-gugat.
  • Quiz ini khusus untuk siswa pelajar SD, SMP, SMA dan yang sederajat.

Bagi yang ingin mengirimkan pendapatnya, silakan melengkapi form berikut ini :
[contact-form-7 404 "Not Found"]

Bagi yang belum punya username agar mendaftar dahulu atau klik disini

5 Komentar

  1. Admin

    DD’ers : HABIBUR ROHMAN
    Sekolah : MAM 02 PONDOK MODERN MUHAMMADIYAH PACIRAN
    Kelas : XI

    ‘Jogja Simbol Bhineka Tunggal Eka’. Karena Tugu dalam gambar tersebut mengingatkan
    saya tentang Jogja.
    Banyak sebutan untuk kota Jogja, di antaranya Jogja kota pelajar, kota budaya, kota
    pluralisme, dll. Namun, yang paling penting adalah Jogja merupakan tempat yang ramah
    dan nyaman bagi siapapun. Banyak orang berdatangan untuk menimbah ilmu di kota yang
    memiliki banyak tempat pendidikan serta kaya warisan budaya ini. Baik mereka yang
    berasal dari suku, etnis Jawa, maupun luar Jawa, bahkan dari agama apapun.
    Di sinilah kita belajar banyak tentang hidup berdampingan, saling menghormati,
    toleransi, demi mewujudkan perdamaian, kesatuan dan persatuan Indonesia.
    Kesatuan dan persatuan Indonesia adalah salah satu rumusan dalam Pancasila yang
    wajib kita (generasi muda) jaga. Banyaknya konflik yang membuat kita terpecah belah
    karena kita mudah terprovokasi dengan berbagai macam perbedaan, sehingga memicu kita
    untuk melupakan cita-cita luhur pendiri bangsa Indonesia, yaitu PANCASILA. Salam
    Indonesia!

  2. Admin

    DD’ers : Rizqy Dwi Rahmayanti
    Sekolah : MA muhammadiyah02 pondok modern paciran Lamongan
    Kelas : X.1

    “bhineka tunggal ika” slogan yang dipakai sebagai pondasi berdirinya indonesia,
    karena beragam suku, dan banyak pulau dengan orang yang berbeda-beda. yang awalnya
    dengan kepribadian yang berbeda bersatu untuk membuat indonesia merdeka. tapi
    sekarang slogan itu hanya seperti slogan tanpa arti dan makna. hanya lewat. hanya
    didengar tanpa pernah dihiraukan. dimana mana banyak perpecahan. antar suku. agama.
    bahkan teman seperjuangan yang berbeda pendapat. padahal seharusnya kita sebagai
    generasi penerus harus tetap bersatu demi kemajuan bangsa indonesia dengan acuan
    bhineka tunggal ika. agar bhineka tunggal ika tidak hanya dipandang dan didiamkan.

  3. Admin

    DD’ers : Lina Nurhanfah
    Sekolah : SMK Negeri 1 Purwokerto
    Kelas : XII Farmasi 2

    Dari gambar tersebut, kita tahu bahwa dewasa ini sebagian rakyat Indonesia mulai
    mengabaikan semboyan “Bhineka Tunggal Ika”. Padahal semboyan ini adalah amanah dari
    para pahlawan yang dulu memperjuangkan kemerdekaan Indonesia untuk kita. Kenapa
    “Bhineka Tunggal Ika”? Karena Indonesia adalah negara yang heterogen, artinya
    Indonesia adalah negara yang mempunyai banyak suku bangsa, bahasa daerah, dan adat
    isti adat yang khas. Maka dari itu diperlukan semboyan yang bisa membuat Indonesia
    tetap utuh sebagai suatu bangsa, agar tidak sampai terjadi konflik di Indonesia yang
    heterogen ini. Karena jika mereka memegang semboyan “Berbeda-beda tetapi tetap satu
    jua” maka mereka akan selalu mengingat bahwa mereka masih dinaungi yang namanya
    “Indonesia”. Kalau semboyan ini sudah mulai dilupakan, bagaimana bisa tidak ada
    konflik antar suku, bahasa daerah, dan adat isti adat yang jumlah tidak cukup
    dihitung dengan jari ini? Jangan sampai semboyan cuma jadi semboyan yang tidak kita
    laksanakan di kehidupan kita, karena ini akan menghancurkan keutuhan bangsa ini.

  4. Admin

    DD’ers : miftah khusnifa
    Sekolah : MAN 3 Jakarta Pusat
    Kelas : X.Agama

    kalo pendapat saya, pertama .. Dizaman sekarang semboyan ”Bhineka Tunggal Ika” itu
    kayanya udah luntur. coba deh perhatikan bahwa dizaman sekarang itu banyak
    masyarakat-masyarakat yang tawuran,saling mengganggu antar kelompok, sampai-sampai
    ada yang tega membunuh orang lain. kedua .. sekarang banyak nih orang yang
    mengabaikan semboyan ”Bhineka Tunggal Ika”. mereka menganggap semboyan itu
    hanyalah sebuah kata-kata kuno, dan cenderung kepada mementingkan diri sendiri.
    ketiga .. sadar ga sih kalo arti semboyan ”Bhineka tunggal ika” itu punya arti
    yang sangat dalam. ya, berbeda-beda tetapi tetap satu jua. kita sebagai warga negara
    yang punya semboyan tersebut justru tidak memakai semboyan tersebut dengan baik,
    malahan kita mengabaikannya.
    seharusnya sebagai warga negara yang baik, kita mesti menjaga,menghormati, dan
    menggunakan arti dalam semboyan yang kita miliki. jangan sampai kita hanya memiliki
    semboyan tersebut tetapi tidak memahami isinya dengan baik. 🙂

  5. Admin

    DD’ers : Andri Imanudin
    Sekolah : SMA N 1 BREBES
    Kelas : XII IPA 3

    menggambarkan bahwa rasa kesatuan dan persatuan di Indonesia kian lama kian lenyap.
    Lihat saja, banyak dari masyarakat kita yang sudah mulai mementingkan dirinya
    sendiri. mereka melakukan segala sesuatunya tidak lebih untuk dirinya sendiri.
    memandang satu dengan yang lainnya dengan sebelah mata. mau bersama orang lain hanya
    karena orang itu dirasa cocok dan sesuai dengan dirinya sendiri.